Asyiknya Bermain Pasir Kuarsa dengan Teknologi ‘Topografi Augmented Reality’ di Museum Timah Indonesia Pangkalpinang

AYOBANGKA.COM – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Untuk melihat sejarah penambangan timah di Indonesia dan Bangka Belitung, Anda bisa mengunjungi Museum Timah Indonesia (MTI) Pangkalpinang.

Museum Timah Indonesia (MTI) Pangkalpinang yang dikelola oleh PT Timah Tbk ini tidak hanya memperkenalkan sejarah timah saja, namun banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan di museum timah pertama di Asia ini.

Salah satunya adalah bermain pasir dengan menggunakan teknologi topografi augmented reality. Melalui medium pasir kuarsa yang lembut, kita dapat mempelajari tinggi rendahnya kontur permukaan bumi.

Baca Juga  PT Timah Tbk Pasang Penahan Abrasi, Warga Kini Lebih Tenang karena Air Tak Lagi Masuk Rumah

Topografi augmented reality adalah suatu sistem yang terdiri dari komputer, sensor, proyektor, dan media pasir yang memungkinkan pengguna membuat model permukaan topografi secara real time secara visual.

“Sistem ini akan menunjukkan degradasi warna akibat perbedaan ketinggian, bentuk, dan kepadatan garis kontur serta mensimulasikan pergerakan air di permukaan bumi,” kata Kepala Museum Timah Indonesia Pangkalpinang, M. Taufik.

Lanjutnya, dengan sistem ini pengunjung dapat mempelajari konsep model permukaan elevasi seperti teori-teori di bidang geodesi, geografi, tata ruang, geologi/pertambangan, dan hidrologi.

Baca Juga  Program Pemali Boarding School PT Timah Eksis Hingga 24 Tahun, Langkah Konkrit Tingkatkan Kualitas SDM

Topografi augmented reality menggunakan pasir ini menjadi salah satu spot favorit untuk dicoba pengunjung. Khususnya anak-anak karena unik dan bisa melihat perubahan warnanya, jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *