Selain mensosialisasikan, Disperindag Babel juga memberikan peningkatan pemahaman teknis sistem pasar lelang terpadu.
“Kita juga sekaligus sebagai pengenalan teknis sistem pasar lelang terpadu dalam mempermudah transaksi perdagangan komoditas, serta bertujuan mencetak sumberdaya manusia yang menguasai sistem pasar lelang terpadu sehingga sistem tersebut dapat di implementasikan dalam penyelenggaraan pasar lelang komoditas,” tuturnya.
Selain itu, kata Nasirin, dengan adanya “Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Pasar Lelang Terpadu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, diharapkan agar seluruh stakeholder terkait mendukung dan bersama-sama mengembangkan pasar lelang komoditas, guna memberikan keuntungan kepada semua pihak baik itu petani maupun pelaku usaha.
Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan Nursirwan menegaskan peran serta pemerintah kabupaten dan kota juga sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan pasar lelang komoditas.
Salah satunya dengan turut serta dalam mensosialisasikan keberadaan pasar lelang komoditas di Babel.
“Dalam kegiatan ini, kita juga menyelenggarakan kegiatan pasar lelang komoditas oleh Kopela Babel, berkerja sama dengan dinas kita,” kata dia, Jumat pagi (13/10/2023). (*/fh)







