Namun meskipun pihak provinsi akan membantu, ia mewanti-wanti agar kabupaten kota tetap mengalokasikan anggarannya dalam percepatan UHC di tiap wilayahnya.
“Esensinya meskipun provinsi membantu anggaran, kita harus berkomitmen dengan anggaran yang ada di masing-masing kabupaten kota jangan dikurangi, bahkan kalau bisa ditingkatkan,” pesannya.
Disisi lain, dalam pengentasan stunting di Kep. Babel, Pemprov juga dikatakannya akan mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan makanan tambahan bergizi untuk anak stunting dan ibu hamil resiko tinggi stunting.
Termasuk mengintervensi masyarakat miskin, sehingga Babel bisa keluar dari kategori provinsi miskin dan menjadi yang pertama kali di Indonesia untuk keluar dari kategori miskin dan kemiskinan ekstrem. (*)








