Oleh: W. Andriani
Anggota PWI Babel
Salah satu pesan masuk ke handphone saya pada Jumat (22/9/23) sekitar pukul 20.10 WIB, setelah dibuka tertulis notif dari “Pak Haris Bakuda Babel.” Isi pesannya singkat, “Tolong bantu saya di Bangka.”
Sabtu (23/9/23) pagi, saya konfirmasikan langsung, apa maksud pesan tersebut. Ternyata nama Muhammad Haris AR, AP, MH diamanatkan untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Bangka, sembari menunggu terpilihya bupati definitif masa jabatan 2024-2029.
Pak Haris, Bang Haris, atau Kak Haris, itu lah sapaan teman-teman para wartawan kepada Kepala Badan Keuangan (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. Mantan Kepala Biro Umum Provinsi Babel ini secara mengejutkan ditunjuk sebagai Pj Bupati Bangka oleh Menteri Dalam Negeri. Anak kampung, langganan juara umum di SMP N 1 Argamakmur Bengkulu Utara, mengaku baru tahu ketika dihubungi Kemendagri yang menginformasikan bahwa dirinya ditunjuk menjadi Pj Bupati Bangka.
“Saya cuma dihubungi saat SK nya akan keluar ditanya apakah siap sebagai Penjabat Bupati Bangka. Sebagai bawahan tentunya saya harus siap terhadap perintah atasan,” kata M Haris
Pejabat yang dikenal dekat dengan kalangan pers di Babel ini, menuturkan pesan tersebut dikirimnya ke beberapa orang. Ia pun sadar bahwa menjadi pemimpin skala daerah, meski dalam status penjabat, bukan lah mudah.
Meski, M Haris aedikit banyak faham dan mengerti situasi di Pemkab Bangka sebab pernah sekitar 14 tahun menjadi menjadi ASN di Pemkab Bangka. Atas kesadaran itulah, Haris mengatakan bahwa dia berharap dukungan semua pihak, untuk dapat mengemban amanah sebagai penjabat kepala daerah tersebut.
Suami Farah Diba SE ini pernah menjabat sebagai Lurah Parit Padang, Kecamatan Sungailiat tahun 2000. Lurah adalah jabatan struktural pertama yang diembannya setelah lulus dari Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN).
Karirnya kian moncer, sejumlah jabatan di sejumlah dinas pernah dijabatnya. Kemudian dia pun pernah menjabat sebagai Camat Mendobarat thun 2011. Terakhir menjabat sebagai Sekretaris Dukcapil Bangka tahun 2012 sebelum pindah tugas mengabdi di Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.
“Yah sedikit banyak saya tahulah situasi dan kondisi masyarakat di Kabupaten Bangka bahkan banyak rekan kerja saya dulu masih menjabat di Pemkab Bangka hingga saat ini,” kata M Haris
Pria gempal kelahiran Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, 20 Juni 1976 ini mengatakan dirinya berkomitmen melakukan pembenahan di Pemkab Bangka hingga nantinya terpilih Bupati definitif hasil Pilkada 2024.







