AYOBANGKA.COM – Sedikitnya 4.000 kendaraan bermotor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terancam tak lagi bisa membeli BBM bersubsidi lantaran pajak mati.
Jika diberlakukan, Pertamina akan melakukan pemblokiran melalui aplikasi MyPertamina sehingga kendaraan bermotor tersebut tak lagi bisa mengisi atau membeli BBM bersubsidi di lokasi penjualan resmi pertamina.
Hal ini sempat dibahas Pj Gunernur Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu dengan Senior Manager Kantor Marketing Operation Region II PT Pertamina Persero, Awan Raharjo beserta jajarannya di Ruang Rapat di Jl. Jenderal Ahmad Yani 14 Ulu, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Jumat, 20/10/2023).
Diketahui dari 14.000 kendaraan bermotor di Babel, ada sekitar 4.000 kendaraan bermotor pajaknya mati.








