Soal Keluhan Nelayan Pulau Sumedang, Begini Penjelasan Kadis DKP Babel Agus Suryadi

AYOBANGKA.COM – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Suryadi, menegaskan terkait pengerukan dan penambahan panjang jetty nelayan di Pulau Sumedang, sudah mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Belitung.

Hal ini diungkapkan Agus merespon adanya keluhan warga Pulau Sumedang, soal sempitnya alur keluar masuk dermaga setempat.

“Sudah mendapatkan perhatian dari Anggota Dewan Kab. Belitung yang dihadiri oleh Bpk. Syamsir, Wahyu Afandi dan Maswandi dan telah berkoordinasi dengan DKP Babel terkait Prosedur dan perizinan pengerukan alur masuk dermaga dilaksanakan pada hari Jumat/04 Agustus 2023,” kata Agus lewat pesan tertulis WhatsApp, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga  Menparekraf Rekomendasikan Belitung sebagai Destinasi Post Event Trip Delegasi KTT ASEAN ke-43 

Rapat tersebut, kata Agus dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dimulai pukul 09.00 WIB.

“Dipimpin langsung oleh kami (Agus Suryadi) sndiri didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan Babel Provinsi serta Sub-koordinator Pengelolaan Ruang Laut, Sub-koordinator Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut, Sub-koordinator Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan staf.

Kemudian Agus merinci pembahasan pertemuan tersebut, terutama yang disampaikan oleh Syamsir, yaitu:

Baca Juga  Pengerukan Alur Sumedang Diusulkan Sejak 2016, Syamsir: Izin di Provinsi Belum Clear, Perlu Duduk Bersama

1. Akan dilakukan pengerukan alur jetty/dermaga di Pulau Sumedang Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

2. Pulau Sumedang merupakan sebuah pulau yang juga memiliki mercusuar yang dibangun di masa penjajahan Belanda. Selain itu, Pulau Sumedang memiliki daya tarik pengembangan pariwisita dan telah memiliki fasilitas seperti listrik dan sinyal telekomunikasi.

3. Kegiatan pengerukan alur ini rencananya akan dilaksanakan oleh
pemerintah Kabupaten Belitung.

4. Dermaga ini sebelumnya merupakan aset PU yang dibangun menggunakan
APBDes.

Baca Juga  Menparekraf Sandi Buka JPJR Beltim 2023: Jejak Peradaban Urang Laut

5. Rencana kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan sebelum Tahun 2024.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *