Sumatera Jadi Kontributor Perekonomian Nasional Terbesar Kedua, Tumbuh 4,69% 2022

AYOBANGKA.COM – Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu, membeberkan bahwa Pulau Sumatera merupakan kontributor perekonomian nasional terbesar kedua setelah Pulau Jawa.

Demikian disampaikan Pj Gubernur Suganda dalam sambutannya, saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi, kegiatan Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto dan Indikator Sosial Ekonomi (PDRB-ISE) se-Sumatera tahun 2023, di BW Suite Hotel, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (10/8/2023).

“Meski sempat mencatat pertumbuhan negatif saat diterpa badai Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu, perekonomian di Pulau Sumatera terus bangkit dan menunjukkan kinerja positif yang ditandai dengan terus tumbuhnya perekonomian di Wilayah Sumatera. Yakni, dari 3,23% pada tahun 2021 menjadi 4,69% pada tahun 2022,” terangnya.

Baca Juga  Generasi Muda Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

“Namun demikian, secara kumulatif pertumbuhan perekonomian di Pulau Sumatera pada tahun 2022, berada di urutan terakhir, dengan rincian nilai pertumbuhan antara lain, Maluku dan Papua 8,65%, Sulawesi 7,05%, Jawa 5,31%, Bali dan Nusa Tenggara 5,08%, Kalimantan 4,94% dan Sumatera 4,69%. Sedangkan secara spasial, struktur ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera, dengan distribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 56,48% dan 22,04%,” lanjutnya.

Suganda berharap, melalui pelaksanaan Konreg PDRB-ISE se-Sumatera tahun 2023 itu, para peserta dapat saling berdiskusi tentang isu-isu ekonomi di kawasan Sumatera, mengoptimalkan potensi-potensi yang ada di provinsi masing-masing, serta mampu mengembangkan perekonomian dalam rangka mendukung pembangunan nasional.

Baca Juga  Gubernur Hidayat Komitmen Jalankan Arahan Mendagri Demi Pembangunan Nasional

Kegiatan yang diikuti oleh 297 peserta dari Bappeda, Dinas Komunikasi dan Informatika, BPS, BI serta instansi lainnya dari seluruh provinsi yang ada di Pulau Sumatera ini, mengambil tema Penguatan Koridor Ekonomi Sumatera Menuju Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.

Pos terkait