AYOBANGKA.COM – Petani cabai di Kelurahan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah yang tergabung dalam Poktan Air Tempiras mengakui jika terjadi peningkatan produktivitas pada tanaman cabai merah yang mereka budidayakan setelah mengikuti kegiatan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).
Menurut petani, kegiatan PPHT yang gelar UPTD Balai Proteksi Tanaman pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, selama dua bulan itu mampu meningkatkan produksi tanaman hingga berlipat ganda jika dibandingkan dengan sebelum PPHT diterapkan.
“Kalau dulu cabai yang kami tanam paling banyak panen sampai empat kali, tapi sekarang ada petakan tanaman cabai yang sudah panen sampai dua puluh kali,” kata Ketua Poktan Air Tempiras Nurdin dikutip distan.babelprov.go.id usai Penutupan PPHT OPT Cabai Merah oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Edi Romdhoni, Selasa kemarin.
Turut hadir Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Irman Hasan, Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman, Achirtono beserta sejumlah pejabat terkait termasuk para pejabat fungsional POPT dan penyuluh pertanian.
Karena itu Nurdin bersyukur diberikan pemerintah kesempatan mengikuti kegiatan PPHT OPT cabai merah tersebut. Dia mengaku mendapat banyak pengetahuan dan keterampilan setelah berada dalam lingkungan belajar PPHT.







