AYOBANGKA.COM – Abdullah Randi memantabkan diri mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, dapil 3 Pangkalanbaru-Namang dalam pemilu 2024, lewat Partai NasDem.
Pria 32 tahun ini memiliki sederet pengalaman. Selama 4 tahun terakhir dia adalah Tenaga Ahli (TA) Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bamperda) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hingga kini alumni (SI) Fakultas Hukum UBB dan S2 STIH Pertiba adalah Ketua BPC HIPMI Bangka Tengah dan HKTI Bangka Tengah. Lainnya, pria berkacamata ini adalah seorang advokad dan pengusaha.
“Saya ingin berbuat untuk Namang dan Pangkalanbaru, untuk kemajuan Bangka Tengah. Sebelumnya sempat terpikir nyaleg di Pangkalpinang, tapi saya harus berbuat untuk tanah kelahiran saya,” kata Randi, di Pangkalpinang, Senin pagi (4/9/2023).
Apalagi, Randi mengeklaim, pada periode 2019-2024, dari 8 anggota DPRD Bangka Tengah dapil 3 Pangkalanbaru-Namang, tidak ada yang dari Kecamatan Namang.
“Semuanya dari Pangkalanbaru (Kecamatan), nah harus ada keterwakilan juga dari Kecamatan Namang. Apalagi ini jatah kursi Dapil Pangkalanbaru-Namang (dapil 3) tambah satu kursi di DPRD Bateng, jadi 9 kursi,” ujar Randi.
Proses majunya Randi sebagai caleg juga mendapat restu dari ibunya dan didukung keluarga lainnya, terutama istri.
“Mengetahui saya maju nyaleg, teman-teman pun banyak yang support (mendukung). Ini menambah keyakinan saya untuk mewujudkan gagasan kemajuan bagi Namang dan Pangkalanbaru dan Bangka Tengah umumnya,” ujar Randi.
Menurut Randi, sekitar 60 persen lebih pemilih Bangka Tengah adalah kalangan millenial. Maka suara kalangan millenial harus didengar. Aspirasi mereka harus diperjuangkan.
Ditambakan Randi, kebijakan Pemerintah Bangka Tengah harus berpihak pada kalangan muda atau millenial.
Di sinilah, kata Randi, peran legislatif dalam hal ini DPRD Bangka Tengah, sangat penting dalam merumuskan dan mendorong kebijakan Pemda yang berorientasi pada kemajuan kaum muda dan daerah secara umum.







