Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan PLTN dimulai pada tahun 2032. Bahkan Presiden Prabowo Subianto di banyak kesempatan menyampaikan pentingnya Indonesia membangun PLTN untuk menuju kedaulatan energi, untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri yang mandiri dan kuat. Apalagi dengan proyeksi kebutuhan energi terutama listrik yang murah, ramah dan berkelanjutan tidak bisa lagi mengandalkan energi fosil.
Pemerintah mengambil sejumlah langkah penting, baik dari sisi regulasinya maupun melakukan berbagai persiapan menuju pembangunan PLTN yang ditargetkan bisa dimulai pada tahun 2032. Namun, tantangan yang dihadapi juga tidaklah kecil. Selain itu, masih ada opini negatif yang terus diembuskan beberapa pihak terkait PLTN yang dianggap tidak ramah, membahayakan dengan selalu direfleksikan dengan kejadian Fukusima di Jepang dan Chernobyl pada 26 April 1986. Pendek kata Indonesia dinilai belum membutuhkannya.
Perdebatan ini terus terjadi di tengah publik, tak terkecuali di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang telah ditetapkan menjadi lokasi tapak PLTN. Yaitu di Pulau Kelasa-Kabupaten Bangka Tengah, Tanjung Ular, Mentok-Kabupaten Bangka Barat dan di Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba-Kabupaten Bangka Selatan.
Di tengah masih adanya arus pro kontra, kami menilai perlu dikemukakan atau dihadirkan informasi yang objektif, ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan sehingga publik, baik masyarakat lokal, maupun kalangan muda terpelajar tidak salah paham dan memiliki basis penilaian yang objektif terkait kebutuhan energi nasional, hari ini dan kedepan, maupun untung ruginya pembangunan PLTN. Hal ini sangat penting agar narasi-narasi yang kabur dan tidak bisa dipertanggung jawabkan yang justru bisa bersifat destruktif, tidak lagi menjadi basis legitimasi atas kepentingan segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu Fakhruddin Halim dari Ayobangka.com / jelajah.ayobangka.com, Selasa malam (2/12/2025) mewawancarai Feiral Rizky Batubara, Pakar Kebijakan Publik dan Praktisi Ketahanan Energi. Ikuti wawancara lengkapnya berikut ini: https://jelajah.ayobangka.com/wawancara-pakar-pltn-serangan-siber-revolusi-data-dan-sikap-genenerasi-muda/








